Danrem 052/WKR Berikan Kunci Tangkal Radikalisme Kepada Generasi Penerus Bangsa

Berita294 views

Kodam Jaya – Tangerang .
Danrem 052/Wijayakrama, Brigjen TNI Rano Tilaar mengatakan, wawasan kebangsaan tentang nasionalisme bagi para generasi muda sangat diperlukan perlu untuk menanamkan rasa cinta tanah air Indonesia.

Hal itu dia sampaikan seusai melakukan ‘Sosialisasi Wawasan Kebangsaan Cinta Tanah Air dan Radikalisme’ kepada para Ketua OSIS se-KotaTangerang Selatan di SMKN 5 Ciputat, Banten, Rabu (20/4).

Selain itu, jenderal bintang satu itu juga menyebut bahwa mengenal sejarah para pahlawan juga sangat penting. Menurutnya, berkat perjuangan para pahlawan kita dapat hidup seperti saat ini.

“Semangat juang merekalah yang harus selalu kita warisi, dengan berbakti pada nusa dan bangsa,” ungkapnya, pada kegiatan yang dihadiri oleh ratusan pelajar dari SMK negeri dan swasta se-Tangerang Selatan tersebut.

Turut hadir, Kolonel Inf Niko (KasiOps rem), Kolonel Arm Mulyadi (Kasiterrem), Suryadi, Mukroni (Camat Pamulang), AKP Parno (Kanit Binmas Polsek Pamulang), Kapten inf Rahmat S. (Danramil Ciputat), Rohmani Yusuf (Kepala sekolah SMKN 5 Tangsel).

Danrem menambahkan, pemberian wawasan kebangsaan kepada generasi muda dapat melahirkan generasi yang mencintai negaranya sendiri, cinta tanah air serta memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi.

“Sehingga kedaulatan dan keutuhan NKRI bisa terjaga dengan baik. Untuk itu, mari kita terus giat belajar, dapatkan ilmu pengetahuan dan tekhnologi yang positif, selalu bijak dalam penerapan,” ujarnya.

“Negara kita yang kaya akan sumber daya alam, sangat memerlukan orang cerdas, bijak dan tangan-tangan terampil yang berwawasan kebangsaan dalam mengelolanya,” imbuhnya.

Lebih jauh, dia pun berharap kepada para generasi muda agar mampu menyerap informasi secara bijak dan publikasi yang positif, baik dari media elektronik, cetak maupun media sosial lainnya.

Terakhir, jebolan Akademi Militer (Akmil) tahun 1993 itu juga berpesan kepada para generasi bangsa untuk memperkecil perbedaan, memperbanyak persamaan. Ia menilai, hal itu adalah kunci untuk menangkal radikalisme.

“Mari kita terus belajar menambah wawasan ilmu pengetahuan, mampu menjadi generasi penerus yang bisa menjaga persatuan dan kesatuan, mencintai tanah air, bangsa dan negaranya,” tutupnya.
Penrem 052/WKR