Abdikan Diri, Dosen UMN Latih Personil Korem 052/Wijayakrama

Berita438 views

Tangerang – Dosen Universitas Multimedia Nusantara berkolaborasi dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Multimedia Nusantara (LPPM UMN) menyelenggarakan pelatihan pemanfaatan Microsoft Excel kepada 44 peserta gabungan dari Komando Rayon Militer (Korem) 052/ Wijayakrama dan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Pelatihan diselenggarakan di kampus UMN, pada Senin (1/11) hingga Selasa (2/11). 

Kepala Pengabdian Kepada Masyarakat LPPM UMN Dr. Indiwan Seto Wahjuwibowo, M.Si., mengatakan bahwa kegiatan bersama Korem 052 bukan yang pertama kali dilakukan, sebelumnya sudah dilakukan berbagai pelatihan sesuai dengan kebutuhan. Pelatihan ini merupakan salah satu bentuk kegiatan dari Tri Dharma perguruan tinggi yang harus dilakukan oleh seorang dosen.

“Kegiatan ini merupakan salah satu bagian Tri Dharma Perguruan Tinggi, dimana selain mengajar dan meneliti, dosen wajib melakukan pengabdian kepada masyarakat,” Ujar Indiwan.

Kali ini, pelatihan dilakukan untuk mendalami ilmu Microsoft Excel bagi anggota Korem 052. Dipimpin oleh Fenina Adline Twince Tobing, S.Kom., M.Kom. dosen Program Studi Informatika, pelatihan ini melibatkan tujuh orang dosen prodi Informatika dan enam orang mahasiswa prodi Informatika. Pelatihan ini diharapkan dapat membantu para para peserta dalam mengelola keuangan.

“Pada pelatihan kali ini kami memberikan materi yang meliputi pengolahan data menggunakan microsoft excel yang meliputi cara penggunaan fungsi, pembuatan diagram,  manajemen data dan proteksi data. Pelatihan ini dilaksanakan selama Dua hari tanggal 1-2 November 2021,” Ujar Fenina.

Pelatihan semacam ini akan terus berlanjut mengikuti perkembangan kebutuhan maupun ide-ide baru. Kedepannya akan ada pelatihan-pelatihan yang akan diselenggarakan lagi oleh LPPM UMN bersama dengan Korem 052.

“Mungkin kami bisa memfasilitasi seperti pelatihan pembuatan pupuk cair dengan mengolah sampah rumah tangga, pelatihan budidaya sayuran dengan sistem aquaponik, dan pelatihan Batik. Pelatihan ini bisa ditujukan untuk para PNS wanita, istri-istri prajurit, atau para prajurit yang sudah mendekati masa pensiun agar dapat membuat usaha sendiri dari ilmu-ilmu yang diajarkan,” tutup Indiwan.