Home / Korem 052 Wijayakrama / Komando Resort Militer (Korem) 052/Wijayakrama melaksanakan upacara bendera 17 an bulan Juli 2018

Komando Resort Militer (Korem) 052/Wijayakrama melaksanakan upacara bendera 17 an bulan Juli 2018

Komando Resort Militer (Korem) 052/Wijayakrama melaksanakan upacara bendera 17 an bulan JuliĀ  2018 bertempat di lapangan apel Makorem 052/Wkr, Selasa (17-7-2018) pagi. Upacara yang dipimpin oleh inspektur upacara (irup) Kolonel Kav Agustinus Purboyo S.ip tersebut di laksanakan diawal triwulan II. Bertindak sebagai Komandan Upacara (Danup) Mayor Inf Agung Harefki yang sehari2 menjabat sebagai Pasi Intel. Upacara tersebut di ikuti oleh seluruh Prajurit dan PNS Makorem 052/Wkr.

Dalam amanat Panglima TNI yang dibacakan oleh Irup yaitu bahwa “Memasuki bulan Juli 2018, berarti kita telah menyelesaikan program dan anggaran semester I, dan kita memulai program dan anggaran Semester II tahun 2018. Terima kasih atas terlaksananya program kerja dan anggaran semester Il, ujar Danrem.

Dan kita semua patut bersyukur bahwa agenda politik nasional berupa Pilkada secara serentak di 171 Wilayah di Indonesia, yang tersebar di 17 Provinsi, 39 kota dan 115 kabupaten telah berjalan dengan tertib dan aman. “Kelancaran pelaksanaan pilkada tersebut tentu juga tidak terlepas dari peran serta para Prajurit dan PNS TNI sekalian, meskipun secara individu Prajurit TNI tidak melaksanakan hak pilih, namun itu tidak menjadi halangan untuk senantiasa menjaga dan mengawal pelaksanaan pesta demokrasi ini sehingga dapat berjalan sukses dan lancar.

komitmen netralitas yang telah ditunjukan prajurit TNI, dimana netralitas tersebut menjadi salah satu kunci pesta demokrasi yang berlangsung damai. “Di samping pelaksanaan pilkada serentak yang lalu, program nasional yang perlu menjadi perhatian TNI selanjutnya adalah perhelatan Akbar Asian Games ke 18, yang akan dilaksanakan pada tanggal 18 Agustus s.d. 2 September 2018 di Jakarta dan Palembang.

“Asian Games ini mempunyai nilai yang sangat strategis sebagai ajang penting untuk mempromosikan budaya dan pariwisata Indonesia, sekaligus sebagai national branding Indonesia di panggung internasional. “Untuk itu saya perintahkan kepada segenap prajurit dan PNS TNI untuk turut serta mendukung dan mensukseskan jalannya perhelatan Akbar yang berskala internasional ini, dengan membantu mempromosikan keadaan seluruh komponen bangsa dan masyarakat pada umumnya, sesuai ajakan bapak presiden Joko Widodo.

“Hal penting lain yang cukup memprihatinkan dan perlu mendapat perhatian kita bersama adalah peristiwa kecelakaan pelayaran, selama bulan Juni dan Juli tahun 2018. “Peristiwa demi peristiwa kecelakaan pelayaran terjadi di tanah air, mulai dari tenggelamnya kapal tradisional KM Arista di perairan Makassar, tenggelamnya KM sinar bangun di perairan danau Toba yang menelan ratusan korban yang dinyatakan hilang, serta yang terakhir terjadi diawal bulan Juli adalah kapal feri lestari maju yang tenggelam di perairan Selayar, Sulawesi Selatan. Peristiwa ini hendaknya menjadi pelajaran bagi kita semua untuk benar-benar melaksanakan prosedur yang telah digariskan dengan baik dan disiplin.

“Kepada seluruh prajurit TNI yang terlibat membantu pelaksanaan pertolongannya, pencarian sampai dengan evaluasi korban, saya mengucapkan terima kasih yang sedalam-dalamnya serta apresiasi yang setinggi-tingginya atas dedikasi, pengabdian dan kerja keras saudara-saudara sekalian, sehingga proses pertolongan secara umum dapat berjalan dengan lancar. “Seiring dengan kemajuan teknologi komunikasi dan informasi, telah muncul kelompok baru yaitu “Cyber Narcoterorism”. Kelompok ini menggunakan dunia Maya sebagai wahana untuk mengedarkan dan menyalahgunakan narkotika yang hasilnya di gunakan untuk membiayai kegiatan terorisme.

“Kejahatan lintas negara ini akan menjadi ancaman serius dan sangat berbahaya bagi bangsa Indonesia. Kelompok “Cyber Narcoterorism” menggunakan beragam situs terkemuka seperti youtube, Twitter dan Facebook untuk tujuan merebut pangsa pasar, penyebaran pemikiran, dorongan, perekrutan dan berbagai informasi.

“Hal ini menjadi sebuah cara yang paling efektif salam melakukan aksi yang diinginkannya. Kita harus mewaspadai dan mengantisipasi serta mencegah Secara dini “Cyber Narcoterorism” yang menjadi musuh bersama bangsa Indonesia saat ini, bahkan menjadi musuh bangsa-bangsa di dunia. “Kita juga harus siap mengantisipasi perkembangan situasi agar kita tidak tersadar menghadapi spektrum ancaman yang semakin kompleks.

Selesailah apapun peran dan tugas yang kita miliki merupakan penentu keberhasilan setiap tugas yang di emban oleh TNI, karena kita berada di dalamnya. “Oleh sebab itu, pada kesempatan yang baik ini saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada seluruh prajurit dan PNS TNI dimana pun berada, yang telah melaksanakan tugas dengan baik, penuh rasa tanggung jawab dan penuh dedikasi. (PEN052)

About uje