Home / Korem 052 Wijayakrama / KOREM 052/WKR PERINGATI HARI KEBANGKITAN NASIONAL KE 110 TAHUN 2018

KOREM 052/WKR PERINGATI HARI KEBANGKITAN NASIONAL KE 110 TAHUN 2018

Tangerang, Hari Kebangkitan Nasional adalah hari dimana Rasa dan Semangat Persatuan, Kesatuan, dan Nasionalisme serta kesadaran bangkit untuk memperjuangkan kemerdekaan Negara kita Republik Indonesia, yang dulunya tidak pernah muncul selama penjajahan oleh Belanda dan Jepang.

Pada setiap tanggal 20 Mei, bangsa kita memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas), hari yang menjadi momentum perjuangan seluruh rakyat Indonesia yang ditandai dengan kelahiran organisasi Budi Oetomo pada tahun 1908. Pada tahun 2018 ini dilaksanakan pada hari ini Senin tanggal 21 Mei 2018 dan Korem 052/Wkr melaksanakan upacara peringatan Harkitnas ke-110 di lapangan Apel Makorem 052/Wkr selaku Inspektur Upacara (Irup) Komandan Korem Kolonel Kav Agustinus Purboyo, S.I.P., Senin (21/05/2018).

Upacara yang diikuti oleh seluruh personel Makorem dan satuan Balakrem 052/Wkr ini Irup membacakan amanat Menteri Kominfo RI yang berisi diantaraya bersatu, adalah kata kunci kita ingin menggapai cita-cita yang sangat mulia namun pada saat yang sama tantangan yang mahakuat menghadang di depan. Budi Oetomo memberi contoh bagaimana dengan benkumpul dan berorganisasi tanpa melihat asal-muasal primordial akhirnya bisa mendorong semangat nasionalisme yang menjadi bahan bakar utama kemerdekaan.

Pada awal tahun ini pemerintah telah mencanangkan pada aspek pemerataan dalam semua bidang pembangunanyang dikenal dengan program Wanacita yaitu untuk meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia melalui peningkatan kualitas pendidikan dan pelatihan. Adapun tema yang diambil pada peringatan Harkitnas tahun ini adalah “PEMBANGUNAN SUMBERDAYA MANUSIA MEMPERKUAT PONDASI KEBANGKITAN NASIONAL INDONESIA DALAM ERA DIGITAL”.
Sudah satu abad lebih organisasi Boedi Oetomo digagas, kini muncul dimensi baru dalam lanskap sosial budaya seluruh umat manusia, yaitu adanya perubahan besar dalam digitalisasi. Berkat digitalisasi kita dihadapkan pada kejutan-kejutan dan tatacara baru dalam berhimpun dan berkreasi, sebagian menguatkan, namun ada juga yang mengancam ikatan kita dalam berbangsa. Kita harus tetap berpihak untuk mendahulukan kepentingan bangsa.

About uje